16 April, 2008...3:28 pm

Propaganda Setengah Laki-laki

Jump to Comments

Oleh: Mahardika Prihantono

Belakangan ini saya dibingungkan oleh berbagai acara televisi, iklan, dan pertunjukan off air. Lihat saja, setiap hari pandangan masyarakat yang menonton televisi disajikan oleh laki-laki yang ‘bermetamorfosis’ jadi setengah atau berubah total jadi perempuan. Na’udzubillah. Lawakan-lawakan banci malah jadi beken.

Belum lagi salah satu iklan rokok yang modelnya menunjukkan ‘taste’ banci. Parahnya, ada seorang laki-laki yang dipanggil ‘Bunda’ oleh hampir semua masyarakat Indonesia (saya tidak termasuk). Serta merta ada salah satu klub yang saya ketahui memakai lambing dua panah berkaitan (anda pasti tahu artinya) di kawasan Dharmawangsa.

Dengan adanya semua ini, sungguh disayangkan bahwa Indonesia yang masyarakatnya mayoritas Islam jangan-jangan melegalkan hubungan sesama jenis. Padahal, dilihat dari sudut agama, hanya ada satu aturan; taubat atau bunuh. Ada juga kontes Miss Waria di salah satu daerah Pulau Jawa yang bagi saya seakan melegalkan adanya manusia setengah laki-laki.

Semoga, bangsa Indonesia yang dikenal keislamannya, mengambil tindakan atas adanya terpaan manunsia-manusia setengah laki-laki ini.

*Penulis adalah anggota madya Media Publica angkatan 2007

8 Comments

  • lalu bagaimana dengan kampus kita yg populasi makhluk jenis ini cukup banyak?

    hmm, di paragraf terakhir, kata “terpaan” kayanya ga tepat deh….:)

    http://pisciotta.wordpress.com

  • Menurut KBBI, terpaan berasal dari kata dasar terpa yang mendapat akhiran -an. Jadi, ter·pa·an (kata benda) artinya serangan, terkaman, dsb.

    Mungkin si penulis ingin mengatakan bahwa manusia ’setengah laki-laki’ yang kini semakin sering kita lihat, kehadirannya seperti sebuah tindakan represif karena sifatnya yang ‘mematikan’. Atau pinjam isitilah si penulis, na’udzubillah. Hehe

  • Lalu yang tepat apa? Jika kata “terpaan” tidak tepat…

  • Mengacu pada konteks kalimat, “Dengan adanya semua ini, sungguh disayangkan bahwa Indonesia yang masyarakatnya mayoritas Islam jangan-jangan melegalkan hubungan sesama jenis. Padahal, dilihat dari sudut agama, hanya ada satu aturan; taubat atau bunuh,” di tulisan ini… gw sangat tidak setuju!

    Setiap manusia berhak kok menentukan orientasi seksualnya masing-masing. Ini masalah selera, gak bisa diganggu gugat. Di sini gw mau mengutip Siti Musdah Mulia, dosen Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) Jakarta.

    Dia bilang, “Menarik sekali membaca ayat-ayat Alquran soal hidup berpasangan ( Ar-Rum : 21; Az Zariyat:49 dan Yasin :36) di sana tidak dijelaskan soal jenis kelamin biologis, yang ada hanyalah soal gender (jenis kelamin sosial). Artinya, berpasangan itu tidak mesti dalam konteks hetero, melainkan bisa homo dan bisa lesbi. Maha suci Allah yang menciptakan manusia dengan orientasi seksual yang beragam. Sayangnya tidak banyak manusia mau memahami ciptaan-Nya.”

    Bicara soal homoseksual nggak bisa lepas dari yang namanya orientasi seksual karena sebenarnya homoksesual adalah bagian dari orientasi seksual itu sendiri. Orientasi seksual dalam diri seorang manusia pada dasarnya terbagi menjadi tiga bagian, heteroseksual, homoseksual dan biseksual. Seseorang dikatakan memiliki orientasi heteroseksual apabila ia menyukai lawan jenisnya (laki-laki suka dengan perempuan). Homoseksual jika ia menyukai orang yang berjenis kelamin sama dengannya (laki-laki suka dengan laki-laki). Sedangkan biseksual adalah orang yang menyukai dua jenis kelamin (menyukai perempuan dan laki-laki).

    Seperti yang ada dalam proses di atas, seseorang yang merasa dirinya sebagai homoseksual pasti mengalami konflik batin. Penyangkalan-penyangkalan pasti ia lakukan dan bertindak layaknya orang heteroseksual. Mungkin kelihatan normal, tapi di dalam hati dia pasti sangat tersiksa. Apa yang dilakukan oleh agama hanya akan membuat mereka (which is, as far as i concern, adalah manusia juga) makin menderita.

    Ini sama halnya kayak, gak akan ada seorang pun yang bisa meyakinkan atau memaksa gw untuk menyukai rasa tai. Gw gak suka, dan itu sudah final. Titik. Kalo ada yang suka yah silahkan, itu pilihan pribadi dan bukan urusan orang lain.

    So… don’t be a male-chauvinist pig!

  • Aribowo Sangkoyo,, inget kah sama kisah nabi Luth As?? kaum Sodom yang kena azab Allah??

    KIsah nabi Luth dan kaum Sodom yang homoseksual

    dari ceramah Anwar Al- Awlaki

    Nabi luth di utus oleh kepada kaum sadum atau kaum sodom. Beliau bukan penduduk asli kaum sodom. Nabi Luth adalah keponakan dari nabi Ibrahim, belaiu tinggal bersama kaum sodom karena mempunyai tugas dakwah dari Allah. Sama seperti halnya para nabi yang lainnya, misi dakwah beliau yang pertama adalah menyerukan kepada kaumnya Laa ilaha illallah. Tapi kata Laa ilaha illallah ini bukan hanya diucapkan saja tapi merupakan the way of life, ketika mengucapkan Laa ilaha illallah tidak ada tuhan yang patut disembah kecuali Allah SWT, dan tidak ada tuhan yang patut ditaati kecuali Allah. Ini berarti perintah, hukum dan larangan harus diambil dari Allah.

    Para nabi ketika dealing kepada kaumnya, para nabi berhadapan dengan masalah yang dihadapi masyarakat, dan mereka bukan berhadapan dengan masalah yang tidak relevan atau masalah yang sudah lalu. Mereka berhadapan dengan penyakit masyarakat, menganalisa penyakit masyarakat itu kemudian penyakit kaumnya itu dilawan dan ini adalah hal yang sulit dilakukan.

    Sangat mudah berdakwah kepada orang mengenai hal yang disenangi mereka dan mengabaikan hal yang tidak mereka ingin dengar, misalnya berhadapan dengan penguasa yang diktator, kita tidak akan berbicara mengenai pemerintahan, orang yang berhadapan dengan yang senang merokok, tidak akan berbicara mengenai merokok lebih baik bicara hal yang lain, dan kalau berhadapan dengan wanita yang tidak menggunakan hijab tidak akan bicara mengenai hijab lebih enak bicara mengenai shalat atau berbicara masalah yang tidak berhubungan dengan kondisi yang sedang dihadapi masyarakat. Orang-orang akan senang kalau kita berdakwah seperti ini, karena kita membiarkan apa yang ingin mereka dengar.

    Tapi ini bukan cara para nabi, para nabi menghadapi masalah yang dihadapi kaumnya dan hal ini yang membuat para nabi menderita karena tekanan dari kaumnya, karena kaumnya tidak ingin mendengar nabinya berbicara mengenai kesalahan mereka. Orang tidak ingin mendengar masalah mereka dan tidak ingin apa yang mereka perbuat disalahkan, orang hanya ingin mendengar yang membuat mereka nyaman.

    Kaum luth menderita homoseksual. Penyakit yang parah yang diderita kaum Luth, dan bukan itu saja, mereka juga penyamun dan merusak. Dan kaum nabi luth ini sangat jahat. Mereka melakukan homoseksual tidak sembunyi-sembunyi, mereka melakukan di depan umum. Di ayat 27:54 Luth berkata kepada kaumnya mengapa kamu melakukan perbuatan keji ini sedang kamu melihatnya satu sama lain?.

    Dan mereka lah yang lebih dahulu menemukan perbuatan keji ini. Ada yang mengatakan bahwa homoseksual karena gen, pernyataan ini tidak benar karena kaum luth lah yang pertama kali melakuan homoseksual. ayat 29:28. Dan ingatlah Luth ketika berkata kepada kaumnya, “Kamu benar-benar melakukan perbuatan yang sangat keji (homoseksual) yg belum pernah dilakukan oleh seorang pun dari umat-umat sebelum kamu. Apakah pantas kamu mendatangi laki-laki?

    Kaum luth sudah sangat kehilangan rasa malu, mereka tidak punya rasa malu, haya. Kaum luth ketika mendengar peringatan dari ALlah , mereka menjawab 7:80-82, kaumnya melakukan pembenaran terhadap apa yang mereka yang lakukan. Mereka melakukan homoseksual ingin jadi suci, inilah konsep yang memutar balikan baik menjadi buruk yang buruk menjadi baik. Mereka mengusir Luth karena mereka ingin menjadi suci, jika Luth masih di kota itu mereka menjadi tidak suci lagi.

    Nabi Luth walaupun dia sendirian , beliau tetap berkata kepada kaumnya, “saya sangat membenci perbuatanmu.” Kemudian Luth berdoa kepada Allah 26:168-169

    Dan di tempat yang lain, datanglah utusan Allah kepada nabi Ibrahim. Ketika nabi Ibrahim menghidangkan makanan, tamunya tidak menyentuh makan tersebut. Nabi ibrahim terkejut kemudian para malaikat memberitahukan kedatangan mereka untuk menghancurkan kaum sodom. Mendengar kabar ini istri nabi ibrahim (sarah) tertawa (11:71). Kenapa beliau tertawa? karena kita seharusnya di dalam hati membenci perbuatan yang keji, dan harus senang ketika siksaan didatangkan kepada orang yang berbuat keji, melanggar larangan Allah. Dan ibunda sarah mendengar kabar ini hatinya senang. Mungkin sebagian kita tidak memahami dengan konsep ini, apabila kebenaran yang menang seharusnya kita menjadi senang, kita senang bukan hanya karena tim football atau basket ball favorite yang menang.

    Dan hal ini bukan lah permainan, tapi perlawanan antara yang haq dan yang bathil. Hati kita senang ketika yang haq menang dan sedih ketika yang bathil menang. Kemudian para malaikat menyampaikan kabar gembira kepada sayidina sarah, Allah akan memberinya keturunan.

    Tapi nabi Ibrahim gelisah atas kabar yang dibawa oleh para malaikat. Beliau gelisah karena malaikat akan menghancurkan bangsa sodom. Ada dua alasan atas kegelisahan beliau (11:74)
    1. pertama karena luth masih di sana(29:32).

    Karena keponakan beliau orang yang baik masih di sana, dan beliau khawatir semua penduduk di desa itu akan dimusnahkan.

    2.Dan juga Ibrahim adalah orang yang penyantun lembut hati (11:75). Beliau membela bangsa sodom, beliau meminta untuk memberi kesempatan kepada mereka mungkin nantinya mereka akan bertobat kembali kepada Allah. Tapi malaikat menjawab 11:76 azab kepada mereka, kaum sodom tidak dapat ditolak lagi.

    Setelah para malaikat menyampaikan kabar kepada Ibrahim mereka kemudian pergi ke desanya kaum sodom. Orang yang pertama kali mereka jumpai adalah anak perempuannya nabi luth. Ketika melihat para malaikat yang menyerupai pemuda yang sangat tampan, anak luth dengan terburu-buru menjumpai ayahnya. Setelah memberitahukan kepada nabi luth bahwa ada 3 orang pemuda yang menuju desa mereka, nabi luth dengan terburu-buru menjumpai mereka dan menyuruh mereka menjadi tamu di rumah beliau, karena nabi luth tau kalau ketiga pemuda asing ini tidak menjadi tamu beliau maka mereka akan menjadi tamu kaum sodom. Kalau beliau tidak take care mereka , mereka akan mengalami masalah.

    Beberapa kali luth memperingati 3 pemuda ini, bahwa penduduk desa ini, sangat jahat, luth tidak tau kalau mereka malaikat. Para malaikat ini tidak memberitahukan identitas mereka , menurut ibnu katsir, ketiga malaikat yang menyerupai manusia ini diperintahkan Allah, jangan hancurkan kaum luth sampai mereka mendengar kesaksian nabi luth akan kejahatan yang dilakukan kaumnya dan nabi mereka menentang perbuatan itu. Setelah mendengar kesaksian nabinya kaum sodom akan perbuatan keji mereka, maka para malaikat akan menghancurkan kaum sodom. Setelah sampai di rumah beliau menutup rapat-rapat rumahnya. Tapi istri nabi luth kemudian keluar pergi memberitahukan akan keberadaan ketiga pemuda yang berada di rumahnya kepada kaumnya. 66:10, Allah memberi contoh orang yang kafir, istri nabi nuh dan nabi luth.

    Kemudian menyebarlah kabar ini keseluruhan kaum sodom, mereka mendatangi rumah nabi luth, mereka sangat senang akan kedatangan ketiga pemuda 15:67. Kemudian Allah bersumpah dengan umur nabi Muhammad 15:72,
    Hanya nabi muhammad saja yang umurnya digunakan Allah untuk bersumpah. Kita hamba Allah yang bersumpah, tapi di ayat ini Allah bersumpah kepada umur nabi Muhammad. Kaum sodom mereka dalam keadaan mabuk , mereka mabuk bukan karena alkohol , bukan karena diracuni oleh alkohol, tapi karena hawa nafsu mereka, nafsu seksual mereka. Nafsu seksual dapat membuat orang menjadi buta dan terobsesi.

    Luth berkata kepada kaumnya 15:68, kemudian kaum sodom menjawab 15:70, kaum sodom melarang nabi luth untuk menerima tamu. Kemudian luth menyuruh kaumnya untuk mengawini putri (pemudi negeri itu). Nabi Luth menghadapi kaumnya yang sudah sangat ribut dan anarkis, beliau menggambarkan hari itu sebagai hari yg sangat sulit 11:77. Beliau membutuhkan pertolongan, karena beliau bukan berasal dari negeri itu, sehingga tidak ada keluarga yang dapat mensupportnya dan dia juga tidak punya anak laki-laki, beliau sendirian. Pada saat genting seperti itu beliau berkata 11:80, kemudian malaikat utusan Allah berkata 11:81. Di pagi hari masih gelap Luth pergi bersama anak-anaknya, dan mereka di larang melihat ke belakang, kecuali istri beliau. Ada yang mengintrepetasikan istri beliau ikut pergi kemudian menengok ke belakang ada yang juga berpendapat istri beliau ditinggalkan.

  • Allah berfirman : Dan Luth ketika berkata kepada kaumnya: mengapa kalian mengerjakan perbuatan faahisyah (keji) yang belum pernah dilakukan oleh seorangpun sebelum kalian. Sesungguhnya kalian mendatangi laki-laki untuk melepaskan syahwat, bukan kepada wanita; malah kalian ini kaum yang melampaui batas. Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: ‘Usirlah mereka dari kotamu ini, sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri. Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali istrinya; dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan). Dan Kami turunkan kepada mereka hujan (batu); maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa itu.” [QS Al-A’raaf:80-84].

    Allah menggambarkan Azab yang menimpa kaum nabi Luth : “Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi, yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang zalim” [Hud : 82-83]

    Hadits riwayat Ibn Abbas : ‘Siapa saja yang engkau dapatkan mengerjakan perbuatan homoseksual maka bunuhlah kedua pelakunya’. [ditakhrij oleh Abu Dawud 4/158 , Ibn Majah 2/856 , At Turmuzi 4/57 dan Darru Quthni 3/124].

    Hadits Jabir : “Sesungguhnya yang paling aku takuti (menimpa) umatku adalah perbuatan kaum Luth” [HR Ibnu Majah : 2563, 1457. Tirmidzi berkata : Hadits ini hasan Gharib, Hakim berkata, Hadits shahih isnad]

    Hadits Ibnu Abbas : “Allah melaknat siapa saja yang melakukan perbuatan kaum Luth, (beliau mengulanginya sebanyak tiga kali)” [HR Nasa?i dalam As-Sunan Al-Kubra IV/322 No. 7337]

  • Sedikit menuai kontroversi memang, terutama dari mereka yang merasa terlibat dalam hal ini. Kalau tujuannya untuk dakwah, kenapa tidak??

    Mau comment masalah homoseksual dan lesbi…

    Kita perlu meyakini bahwa Al Quran diturunkan dengan segala kebenarannya. Terkadang ada ayat dalam Al Quran yang masih terlalu umum konteksnya, karena itu perlu penjelasan dari ayat-ayat lain dan dari Al Hadits.

    Begitu juga dengan Az Zariyat 49, di sini memang hanya ditulis kata “berpasangan”, tapi jika melihat Ar Ruum 21, terdapat kata-kata “isteri-isteri bagimu”. Apakah sekarang pandangan orang-orang tentang isteri sudah berubah? Apakah isteri bisa dilakoni oleh selain wanita?

    Dalam Al Furqan 54, yang intinya Allah menjadikan manusia berketurunan dari tali perkawinan yang sah yang muncul darinya, jelas sekali bahwa, hanya sepasang suami-isteri sah (yang tentu berbeda jenis kelaminnya) yang bisa memiliki keturunan dan diridhoi oleh-Nya.

    Agak sulit memang kalau berbicara mengenai masalah ini, karena orang-orang yang sudah terlanjur terjun ke dunia ini akan mengatakan, ini sudah pilihan hidup mereka, dan tentunya dengan berbagai alasan lainnya.

    Tetapi balik lagi kepada keyakinan hati kita, tanyakan pada diri kita, apakah tindakan itu benar? apakah tidak ada sedikit saja rasa dan keinginan untuk kembali menjalani kehidupan secara normal?. Apalagi kebanyakan masyarakat Indonesia belum bisa menerima kehadiran para homoseksual dan lesbi dalam kehidupannya.

    Setiap orang dalam lubuk hatinya pada dasarnya ingin hidup secara normal, tetapi keadaan yang tak memungkinkan membuat mereka mengalami pergolakan dalam batinnya. Ini yang sulit, hanya rasa keinginan yang benar-benar tulus dan kuat untuk berubah serta dorongan dari orang-orang di sekitar yang cukup ampuh mengatasinya.

    Mengutip lagu Glenn Fredly dan Albert
    Hidupmu indah, bila kau tahu
    Jalan mana yang benar
    Harapan ada…
    Harapan ada…
    Bila kau, percaya…

    Tidak ada kata terlambat untuk taubat, dan sekali lagi kita perlu yakin, bahwa Allah selalu dan akan selalu ada untuk menolong kita, bagaimana pun keadaan kita.

    Untuk mereka yang homoseksual, bukankah Tuhan sudah menciptakan wanita di dunia ini, yang lebih cantik dan indah daripada pria?

    Dan untuk mereka yang lesbi, bukankah Tuhan sudah menciptakan pria di dunia ini, yang lebih tampan dan hebat dibandingkan dengan wanita?

    nb : Hanyalah sebuah comment, dan setiap orang berhak mengeluarkannya, negara pun menjaminnya.

  • Mmm… Lalu bagaimana dengan orang-orang yang merubah jenis kelaminnya?

    Laki-laki merubahnya menjadi wanita, lalu menikah dengan laki-laki asli. Apakah ini bisa dikatakan homoseksual? Karena sang Laki-laki tadi sudah tidak berpenis. Tetapi sudah memiliki vagina. Begitu juga sebaliknya dengan perempuan yang menjalani operasi untuk memiliki penis.

    Nah, berarti homoseksual itu dilihat dari fisik atau mental?

    Bagaimana dong ya?


Leave a Reply